Selamat datang di MUHAMMAD JONI.COM, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda Sukses !!

Senin, 02 Oktober 2017

KABAR PASAR 2 OKTOBER: Stimulus OJK Dicabut, Minat Asing Masih Tinggi

Siswa Sekolah Menengah Atas Santa Ursula Bumi Serpong Damai membaca koran Bisnis Indonesia saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (16/5). - JIBI/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang pencabutan stimulus OJK untuk sektor perbankan serta minat investor asing di pasar obligasi menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Senin (2/10/2017).


Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:
Stimulus OJK Dicabut. Otoritas Jasa Keuangan mencabut satu per satu stimulus industri perbankan setelah masa konsolidasi dinilai telah berakhir. Bank pun harus memupuk modal untuk mengantisipasi dampak kebijakan tersebut. (Bisnis Indonesia)
Minat Asing Masih Akan TinggiArus masuk investor asing di pasar obligasi Indonesia diperkirakan masih tetap stabil, kendati sentimen global keputusan ekonomi AS membuat pasar obligasi Indonesia sedikit terkoreksi. (Bisnis Indonesia)
Rencana Kembali Mundur. Rencana penawaran umum perdana saham PT Adhi Persada Gedung, anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk., kembali ditunda waktu pelaksanaannya menjadi kuartal II/2018 dari rencana awal pada kuartal I/2018. (Bisnis Indonesia)
Pendapatan Tetap Masih Juara. Reksa dana pendapatan tetap masih mencatatkan return tertinggi pada September 2017 mengungguli kinerja reksa dana saham dan reksa dana campuran. (Bisnis Indonesia)
Pertumbuhan Premi Masih Lamban. Kinerja asuransi umum masih belum sesuai harapan pelaku industri lantaran premi bruto hingga Agustus 2017 tercatat turun sebesar 1,12%. (Bisnis Indonesia)
Anomali Kebijakan Harga BBM. Anomali kembali terjadi. Keputusan pemerintah tak menaikkan harga bahan bakar minyak alias BBM pada periode 1 Oktober31 Desember 2017 tak sejalan dengan tren kenaikan harga minyak mentah dunia. (Kontan)
Dana Asing Keluar, Pasar Saham Tertahan. Hengkangnya dana asing turut menahan laju pasar saham domestik. Bagaimana tidak? Selama kuartal ketiga tahun ini, pemodal asing membukukan penjualan bersih alias net sell mencapai Rp 28,1 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Kontan)
Sembilan Perusahaan Antre IPO. Sepanjang tahun ini, sebanyak 22 emiten baru telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, masih ada 13 perusahaan lagi yang harus dikejar untuk initial public offering (IPO), demi mencapai target minimal 35 emiten baru di 2017. (Kontan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran/Kritik/HUb Email