Selamat datang di MUHAMMAD JONI.COM, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda Sukses !!

https://poin-web.co.id/invitation/334087

Senin, 16 Juni 2014

Pertumbuhan Internet Banking dan e-Commerce di Indonesia

Pertumbuhan Internet Banking dan e-Commerce di Indonesia : ATM dan CoD Mendominasi


Artikel ini kami ambil dari Sharingvision.com, yang merupakan data ecommerce Indonesia akhir 2013. Yang menarik dari data ini adalah : ATM dan CoD masih mendominasi ecommerce Indonesia.

Nilai transaksi internet banking di Indonesia telah mencapai Rp 3.642 triliun, jumlah tersebut melampaui nilai traksaksi ATM + debet yang berada pada Rp 3.476 triliun selama 2012. Pertumbuhan internet banking didorong oleh pengguna internet yang pertumbuhannya cukup pesat.
Jumlah-pengguna-internet-di-Indonesia-dan-penetrasinya Menurut survey yang dilakukan oleh Sharing Vision pada 6 bank besar di Indonesia, jumlah pengguna internet banking mencapai 5,7 juta orang pada 2012. Berarti 9 persen pengguna internet di Indonesia adalah pengguna internet banking, dan angkanya diperkirakan bertambah seiring pertumbuhan pengguna internet.
nilai-penjualan-e-Commerce-global Pasar e-Commerce dunia mencapai US$ 1,29 triliun, wilayah Asia Pasifik menjadi marketshare paling menjanjikan, disusul oleh Amerika Utara dan Eropa Barat. Kementrian Komunikasi dan Informatika memprediksi pasar e-Commerce di Indonesia mencapai Rp 130 triliun di tahun 2013 (kurang lebih 1 persen pendapatan dunia), setelah sebelumnya pada 2012 mencapai Rp 69 triliun. Pertumbuhan belanja e-Commerce di Indonesia juga diperkirakan naik mencapai 71 persen, terbesar di dunia dengan nilai US$ 1,8 milar atau setara Rp 18 triliun pada tahun ini.
e-Commerce adalah jual beli barang atau jasa di internet, terutama pada World Wide Web. Ada 4 jenis e-Commerce di dunia, yakni B2B (Business to Business, contoh : www.ec21.com), B2C (Business to Consumer, contoh: www.amazon.com), C2B (Consumer to Business, contoh: www.elance.com), dan C2C (Consumer to Consumer, contoh: www.ebay.com).
Penyedia-layanan-e-Commerce Di Indonesia sendiri, penyedia layanan e-Commerce tumbuh semakin banyak. Sebagai contoh, awalnya Kaskus yang berdiri sejak 1999 hanyalah sebuah forum bagi para pengguna internet. Seiring berjalannya waktu kini situs tersebut menjadi salah satu penyedia e-Commerce terbesar di Indonesia. Jumlah penggunannya 5 juta orang, nilai transaksi mencapai Rp 575 milyar. Dibelakang Kaskus, masih ada Toko Bagus, Berniaga, Lazada, Bhinneka dan masih banyak lagi.
Pasar e-Commerce Indonesia kini diramaikan oleh bank yang menyediakan situs jual beli online. Seperti Citibank (Belibarang.com), BNI (Blandja.com), dan Bank Mandiri (Tokone.com). PT POS yang sedang mati suri, pun kini melakukan terobosan baru dengan meluncurkan Plaza Pos Indonesia pada 2012 dan masih terus dalam pengembangan. PT Pos memanfaatkan jaringan distribusi 3.217 kantor cabang dan jaringan pos internatisional ke lebih daro 200 negara. System pembeliannya dapat melaui offline (datang lansung ke kantor pos) atau online.
Transaksi-pembayaran-e-Commerce Walaupun melakukan pembelian online, internet banking belum menjadi aktor utama sebagai alat pembayaran. Sebaliknya, ATM dan Cash on Delivery (COD) menjadi pilihan utama bagi para pembeli online.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dalam menggunakan layanan e-Commerce, yakni kemudahan bertransaksi di mana saja serta pilihan barang lebih bervariasi. Barang telat sampai, produk tidak sesuai keinginan dan penipuan menjadi salah satu kerugian dan masalah yang dihadapi layanan belanja online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran/Kritik/HUb Email