Selamat datang di MUHAMMAD JONI.COM, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda Sukses !!

Kamis, 17 April 2014

Merebut Hati Pembeli dengan Teknik Menjual


Merebut Hati Pembeli dengan Teknik Menjual
Image by : Fotosearch

Hal yang seringkali ditanyakan oleh pebisnis pemula adalah cara menjual produk mereka. Wajar, karena pebisnis pemula biasanya belum banyak memahami teknik penjualan.

Luthfie Ludino, praktisi marketing, dalam bukunya Getting Into Customer’s Heart, menyebutkan bahwa ada tiga kunci sukses dalam menjual. Yaitu, bagaimana kita disukai, dipercaya dan didengar. Untuk mendapatkan tiga kunci tersebut, maka yang harus dimiliki penjual adalah kejujuran dan keahlian. Kejujuran dibutuhkan untuk menciptakan suatu pengalaman baik kepada pembeli agar mereka merasa puas dan kembali.

Bayangkan jika pembeli merasa dibohongi. Yang terjadi adalah mereka memiliki pengalaman buruk saat bertransaksi, yang mungkin akan membuat mereka enggan kembali.

Sementara keahlian tentu saja dibutuhkan untuk meningkatkan rasa percaya diri penjual dalam menawarkan produknya. Keahlian itu bisa berupa kemampuan berbicara, memahami dengan detail informasi mengenai produk yang dijual, serta kemampuan menyakinkan calon pembeli bahwa produk tersebut pantas dibeli.

Menjual berarti melayani.
Menurut Luthfie, seorang penjual harus memiliki sikap melayani terlebih dahulu sebelum menawarkan produknya. Melayani bisa berarti memberikan sikap ramah, kebaikan dan ingin menolong pembeli.

Menjual juga berarti berkorban. Demi kepuasan pembeli, seorang penjual dituntut menomorduakan kepuasan diri sendiri dalam situasi apapun. Singkirkan jauh-jauh istilah “jualan asal laku” karena itu hanya akan menghambat pola pikir kreativitas Anda sebagai penjual.

Menjual berarti memedulikan pelanggan. Bukan sekadar slogan, namun penjual harus benar-benar peduli dengan pelanggannya. Kepedulian itu bisa diberikan dengan cara memahami keinginan pelanggan dan mencari solusi untuk mewujudkannya. Pelanggan menjadi setia biasanya karena mereka merasa diperhatikan, dilayani dengan baik dan dipenuhi kebutuhannya.

Jadi, saat Anda berpikir menjual hanya demi komisi atau keuntungan semata, maka yang terjadi adalah Anda tidak akan pernah bisa menemukan pelanggan karena Anda tidak memahami keinginan pelanggan itu sendiri. Dan untuk memahami keinginan pelanggan, Anda harus bisa merebut hatinya. (Wiko Rahardjo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran/Kritik/HUb Email