Selamat datang di MUHAMMAD JONI.COM, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda Sukses !!

https://poin-web.co.id/invitation/334087

Kamis, 17 April 2014

7 Kesalahan Dalam Berinvestasi

Investasi didefinisikan sebagai menyisihkan sebagian penghasilan untuk masa depan dan bertumbuh. Atau dapat pula didefinisikan sebagai tindakan yang Anda lakukan dengan aset Anda untuk mendapatkan imbal hasil (return) keuangan di masa depan. Jika tidak ada pertumbuhan berarti tidak bisa disebut investasi, melainkan sekadar menyimpan atau menabung.

Kenapa harus bertumbuh? Karena ada ‘virus’ yang terus menggerogoti uang Anda yang bernama inflasi. Jika rata-rata inflasi 10 persen per tahun, maka dengan berinvestasi Anda berharap imbal hasilnya di atas 10 persen.

“Secara umum inflasi adalah naiknya harga barang karena berlebihnya suplai uang,” jelas Hari ‘Soul’ Putra, financial and business advisory di WealthFlow 19 Technology Inc.
.
Hari selanjutnya menjelaskan, bahwa menurut Taqiudin Ahmad bin Ali Al Maghrizi (1364-1441 M), murid dari Ibnu Khaldun – yang dikenal sebagai Bapak Sosiologi Islam, inflasi terbagi menjadi dua, yaitu inflasi yang bersifat natural atau alami – diakibatkan berkurangnya persediaan barang karena, misalnya, faktor kekeringan dan peperangan; dan inflasi akibat kesalahan manusia seperti korupsi dan administrasi pemerintahan yang buruk, pajak berlebih yang membebani pelaku usaha dan jumlah ‘uang buruk’ alias uang kertas (dulu fulus/uang tembaga, bukan dinar emas atau dirham perak) tanpa back up komoditas, seperti emas, gandum, dan sebagainya.

Jadi, kesimpulannya, demi mengalahkan inflasi, Anda harus berinvestasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran/Kritik/HUb Email